Senin, 20 Juli 2009

بسم الله الرحمن الرحيم

الرقية الشرعية

Ruqyah Syar'iiyah

الحمد لله، نحمده ونستعينه، ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا، ومن سيئات أعمالنا، من يهده اللهُ فلا مُضِلَّ له، ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله، أما بعد:

Segala puji bagi Allah Subhanahu wata’ala. Kita memuji, memohan pertolongan dan meminta ampun kepadaNya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan keburukan amal perbuatan. Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah Subhanahu wata’ala maka tidak ada yang bisa menyesatkannya, dan barang siapa disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagiNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba dan RasulNya.

Dalam artikel ini kami ketegahkan sebuah risalah ringan dan ringkas mengenai " RUQYAH SYAR"IYYAH " yang saya nukilkan dari sebuah kitab تفسير العشر الأخيرمن القرآن الكريم " " tafsir sepersepuluh dari Al Qur'an Al karim bab :" RUQYAH SYAR'IYYAH " dimana kitab ini telah mendapatkan rekomendasi ( tazkiyyah ) dari sejumlah ulama' dan para penuntut ilmu di dunia islam, untuk donasi , partisipasi, dan permintaan buku kunjungi website : www.tafseer.info e mail : ind@tafseer.info .



Orang yang merenungkan sunatullah tentu akan mengetahui bahwa cobaan merupakan salah satu sunnatullah yang bersifat kauniyyah qodariyyah. Allah ta'ala telah berfirman :

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

Artinya : Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar ( Qs Al Baqorah 2:155 ).

Adalah keliru orang yang berangapan bahwa hamba Allah yang shaleh paling jauh dari cobaan , akan tetapi cobaan merupakan tanda keimanan. Nabi Muhammad –sallallahu alaihi wasalam- pernah ditanya :"siapakah dari golongan manusia yag paling berat cobaannya ? Nabi menjawab:



الانبياء ثم الصالحون ثم الأمثال فالأمثل من الناس يبتلى الرجل على حسب دينه , فان كان في دينه صلابة زيد في بلائه , و ان كان في دينه رقة خفف عنه "



Para nabi kemudian orang shaleh, kemudian orang yang terbaik terus orang yang terbaik daripada manusia. Seseorang diberi cobaan sesui dengan agamanya, jika agamanya kuat, maka cobaanyapun akan semakin berat, dan jika agamanya lemah maka akan diringankan cobaanya.

Cobaan adalah salah satu tanda kecintaan Allah kepada hamba-Nya. Rasulullah bersabda :



و ان الله اذا أحب قوما ابتلاهم ( رواه أحمد و الترمذي )



"sesungguhnya Allah jika mencintai suatu kaum maka Dia akan memberikan cobaan kepada mereka ( HR ahmad & tirmidhi )

Cobaan merupakan salah satu tanda keinginan Allah akan kebaikan bagi hamba-Nya. Rasulullah bersabda :



اذا أراد الله بعبده الخير عجل له العقوبة في الدنيا , واذا أراد اله بعبده الشر أمسك عنه بذنبه حتى يوافي به يوم القيامة ( رواه الترمذي )



'Jika Allah menginginkan kebaikan bagi hamba-Nya, maka Allah akan mempercepat hukuman baginya sewaktu di dunia, dan jika Allah menginginkan keburukan bagi hamba-Nya , maka Allah akan menanguhkan hukuman atas dosa-dosanya, hingga ia akan mendapkab balasanya pada hari kiamat kelak ( HR At Tirmdihi )

Cobaan adalah tebusan bagi dosa, meskipun bentuknya kecil. Rasullah bersabda :



مامن مسلم يصيبه أدى شوكة فما فوقها الا كفر الله بها سيئاته كما تحط الشجرة ورقها ( متف عليه )



' Tidaklah seseorang muslim tertimpa kesakitan karena tusukan duri atau yang lebih sakit darinya, kecuali Allah akanmenghapus dosa-dosa dengannya sebagaimana pohon mengugurkan daun-daunnya. ( HR mutafaqun Aalaihi )

Karena itu seorang muslim yang tertimpa cobaan, jika ia seorang yang shaleh, maka cobaan itu akan menghapus kesalahan-kesalahan yang telah lalu, atau mengangkat derajatnya, dan jika ia seorangpelaku maksiyat, maka cobaan itu akan menghapuskan dosa-dosanya, dan sebagia peringatan akan bahaya dosa-dosa itu , sebagaimana tersebut dlam firman Allah ta'ala:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ

"telah nampak kerusakan didaratan dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan manusia ( QS ar ruum : 41)



MACAM-MACAM COBAAN :

Cobaan itu ada beberapa macam :

* Cobaan dalam bentuk kebaikan : seperti harta yang bertambah.

* Cobaan dengan keburukan seperti rasa takut, lapar harta berkurang.

Allah ta'ala telah berfirman :

وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً

" dan kami akan menguji kamu dengan keburukan dankebaikan sebagai cobaan ( yang sebenar-benarnya ) ( QS Al Ambiya' : 35 )

Begitu juga cobaan dengan sakit dan kematian, yang penyebab terbesar dari keduanya adalah 'ain(1) ( pandangan mata ) dan sihir(2) yang di timbulkan karena sikap dengki. Rasulullah bersabda:

أكثر من يموت من أمتي بعد قضاء الله وقدره بالعين

Kebanyakan orang yang meninggal dunia dari umatku setelah qodho' Allah dan qodarNya adalah disebabkan oleh 'ain.



PENCEGAHAN AGAR TIDAK TERKENA PENGARUH 'AIN & SIHIR

Seyogyanya bagi kita mengetahui cara-cara pencegahan dari pengaruh 'ain dan sihir sebelumkeduanya menimpa kita dan melakukannya, karena pencegahan lebih baik dari pada pengobatan. Pencegahan dapat dilakukan dengan beberapa hal diantaranya :

v penguatan jiwa dengan at tauhid dan beriman bahwa pengatur alam semesta ini adalah Allah, dengan disertai banyak memperbanyak amal-amal kebajikan.

v berbaik sangka kepada Allah dan bertawakal kepada-Nya, tidak mengira-ngira adanya penyakit 'ain karena alasan apapun, sebab mengira-ngira itu sendiri merupakan penyakit(3)

v Jika seseorang dikenal bahwa ia adalah tukang pelaku 'ain atau penyihir, maka hendaknya menjauhinya, sebagai upaya antisipasi, bukan karena takut.

v Berdzikir kepada Allah dan tabrik ( mengucapakan selamat ) atas berkah-Nya ketika melihat sesuatu yang menakjubkan. Rasulullah bersabda :

اذا رأى أحدكم من نفسه , أو ماله أو أخيه ما يحب فليبرك فان العين حق ( رواه أحمد و الحاكم )

Jika salah seorang dari kalian melihat dirinya, hartanya, atau saudaranya yang menyenangkan, maka hendaknya ia mengucapkan selamat atas keberkahan sesungguhnya 'ain itu benar adanya ( HR Ahmad & Al Hakim )



Tabrik adalah ucapan : baarokallahu laka ( semoga Allah memberkahimu ) bukan ucapan Tabarokalahu ( maha suci Allah )



1) Diantara cara pencegahan dari sihir adalah memakan tujuh buah biji kurma "ajwah dari kota Madinah Al Munawarah,

2) Bersandar kepada Allah , bertawakal, berbaik sangka dan memohon perlindungan kepada-Nya dari 'ain dan sihir serta rutin menjaga diri dengan bacaan-bacaan dzikir dan doa pagi maupun petang ( sore ) setiap harinya(4) bacaan dzikir itu mempunyai pengaruh menambah dan mengurangi dengan idzin Allah dua hal :

§ Beriman bahwa apa yang ada pada bacaan dzikir adalah haq dan benar, dan bermanfaat dengan izin Allah.

§ Lisannya mengucapkan bacaan-bacaan dzikir, kedua telinganya mendengarkan dan hatinaya hadir, karena bacaan- bacaan dzikir ini adalah do'a , dan do'a dari hati yang lalai dan lengah tidak akan dkabulkan. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadist yang shahih dari Rasulullah.



WAKTU BERDZIKIR DAN BERDOA :

Bacaan-bacaan dzikir pagi dibaca setelah shalat subuh, dan bacaan dzikir sore dibaca setelah shalat asyar, jika seseorang muslim lupa membaca dzikir-dzikir tersebut hendaknya ia membacanya disaat dia ingat.



TANDA-TANDA TERKENA 'AIN ATAU YANG LAINNYA .

Tidak ada pertentangan antara ilmu kedokteran dangan rukyah syar'iyyah, karena didalam Al Qur'an terdapat penyembuhan untuk penyakit jasmani dan penyakit rohani. Jika seseorang sehar dari penyakit jasmani, maka gejalanya secara umum adalah :

Pusing yang berpindah-pindah, wajah pucat, banyak keluar keringat, dan sering kencing, tidak nafsu makan kesemutan, kepanasan atau kedinginan pada bagian ujung tubuh, detak jantung tidak teratur, rasa sakit yang selalu berpindah-pindah pada bagian bawah punggung dan bahu, merasa sedih dan tertekan, susah tidur dimalam hari, emosi yang berlebihan, seperti ras takut dan marah yang tidak wajar, sering bersendawa dan menarik nafas panjang, suka menyendiri, kurang bersemangat dan malas, suka tidur, dan masalah-masalah kesehatan lain yang sebabnya bukan karena faktor medis adanya tanda-tanda ini atau sebagian daripadanya tergantung pada kuat dan lemahnya suatu penyakit .

Seorang muslim harus kuat imanya dan kuat hatinya, tidak mudah dirasuki perasan was-was sehingga tidak berprasangka dirinya terkena suatu penyakit hanya karena merasakan salah satu tanda-tanda tersebut, sebab prasangka merupakan penyakit yang paling sulit untuk di obati. Kadang–kadang beberapa tanda itu terdapat pada sebagian orang namun mereka sehat-sehat saja, atau penyebabnya adalah penyakit jasmani, atau bisa juga disebabkan karena iman yang lemah, seperti : merasa tertekan, merasa sedih, sulitnya rizeki, sedih, tidak bergairah, dan sebagainya, kalau sudah demikian, ia harus meninjau kembali hubunganya dengan Allah.



CARA PENGOBATAN.

Apabila penyakit itu disebabkan karena 'ain maka – dengan idzin Allah – pengobatannya dengan salah satu cara berikut :

* Jika pelaku 'ain diketahui, anda meminta dia untuk mandi, kemudian mengambil bekas air yang digunakanya selanjutnya gunakan air teersebut untuk mandi.

* Jika pelakunya tidak diketahui, maka penyembuhannya dengan rukyah, do'a & hijamah ( bekam/cantuk ).

Jika penyakit itu karena sihir maka pengobatannya – dengan idzin Allah- dengan salah satu cara berikut :

* Harus mengetahui tempat sihir, jika ditemukan, simpul sihirnya dibuka sambil dibacakan Al Mu'awwidzatain ( surat Al falaq & surat An Naas) lalu membakarnya.

* Ruqyah syar'iyyah dengan ayat-ayat Alqur'an terutama dengan Al Mu'awwidzatain ( surat Al falaq & surat An Naas) dan surat Al Baqarah juga dengan do'a-do'a.

* Dengan nusyroh ( pengobatan sihir ) ada dua macam :

§ Diharamkan, yaitu jika mengobati sihir dengan sihir, dan pergi ketukang sihir untuk menghilangkan pengarus sihirnya.

§ Di bolehkan, yaitu diantaranya : dengan mengambil tujuh daun bidara dan menumbuknya diantar dua batu, kemudian dibacakan kepadanya surat : Al kafirun, al ikhlash, al falaq, dan an naas, masing-masing tiga kali, lalu menaruh daun yang sudah di tumbuk tersebut kedalam air, kemudian digunakan untuk minum dan mandi. Hal ini hendaknya dilakukan berulang-ulang sampai sembuh, insya Allah. Diriwayatkan oleh abdul razzaq dalam mushonafnya



* Mengeluarkan sihir, dengan cara mengeluarkan apa yang ada dalam perut dengan mengunakan obat pencair, jika sihir tersebut aa didalam perut, dan dengan hijamah ( bekam)(5) jika sihir ada pada bagian yang lainnya.



SYARAT-SYARAT RUQYAH :

* Dilakukan dengan membaca asma Allah dasn sifat-sifatNya .

* Mengunakan bahasa arab, atau dengan bahasa yang dapat difahami maknanya.

* Berkeyakinan bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan sendirinya, tetapi kesembuhan itu datang dari Allah ta'alaa.



SYARAT-SYARAT ORANG YANG MERUQYAH :

v Sebaiknya peruqyah adalah seorang muslim, shaleh dan bertakwa, semakin tinggi tingkat ketakwaan seorang peruqyah maka semakin kuat pengaruh ruqyahnya.

v Di saat meruqyah, hendaknya bertawajjuh ( meghadapakan diri ) kepada Allah dengan sungguh-sungguh, sehingga hati dan lisannya menyatu. Yang lebih utama seseorang meruqyah dirinya sendiri, karena biasanya orang lain hatinya sibuk sendiri. Dan Allah telah berjanji untuk mengabulkan doa orang yang sedang kesusahan.



SYARAT-SYARAT ORANG YANG DI RUQYAH :

v Lebih diutamakan seorang muslim yang shaleh, karena pengaruh ruqyah sesui kadar keimanan orang yang di ruqyah. Allah berfirman :

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآَنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang lalim selain kerugian.( QS al isra' 17:82).



v Bertawajjuh ( menghadapkan diri ) kepada Allah dengan sungguh-sungguh agar Dia memberikan kesembuhan kepadanya.

v Tidak menganggap kesembuhan datang terlambat, karena ruqyah adalah do'a, dan jika seseorang tergesa-gesa untuk dikabulkan doanya, bisa jadi malah tidak dikabulkan. Rasulullah SAW talah bersabda :

يستجاب لأحدكم مالم يعجل يقول : دعوت فلم فلم يستجب لي ( متفق عليه )

" dikabulkan ( doa ) salah seorang dari kalian selama ia tidak tergesa-gesa, (yaitu ) ia berkata "saya sudah berdoa tetapi belum juga dikabulkan ( mutafaqun Alaihi )



CARA-CARA MELAKUKAN RUQYAH:

* membaca ruqyah dengan meniupkan sedikit air ludah

* Membaca ruqyah dengan tidak meniupkan air ludah.

* Mengambil sedikit air ludah dengan ujung jarinya dan mencampurkanya dengan debu kemudian mengusapkannya kepada bagian yang sakit.

* Membaca ruqyah dengan mengusapkan bagian yang sakit.



AYAT AL QUR'AN DAN HADIST NABI YANG DIBACA UNTUK MERUQYAH ORANG SAKIT :

Dari ayat Al Qur'an :

Surat al fatihah, ayat kursi, dua ayat terakhir surat al baqarah, surat al kafirun, surat al ikhlash, surat al falaq, surat an naas.

Ayat berikut ini :

( QS al a'raaf: 117-119)

وَأَوْحَيْنَا إِلَى مُوسَى أَنْ أَلْقِ عَصَاكَ فَإِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ فَوَقَعَ الْحَقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ فَغُلِبُوا هُنَالِكَ وَانْقَلَبُوا صَاغِرِينَ

7:117. Dan kami wahyukan kepada Musa: "Lemparkanlah tongkatmu!" Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.7:118. Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.7:119. Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.



An nisa :54

أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَى مَا آَتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ

4:54. ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya?



Asy syuara': 80

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ



26:80. dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,



At taubat : 14

وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ

, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,



At thaha : 65-69

قَالُوا يَا مُوسَى إِمَّا أَنْ تُلْقِيَ وَإِمَّا أَنْ نَكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَلْقَى () قَالَ بَلْ أَلْقُوا فَإِذَا حِبَالُهُمْ وَعِصِيُّهُمْ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ مِنْ سِحْرِهِمْ أَنَّهَا تَسْعَى () فَأَوْجَسَ فِي نَفْسِهِ خِيفَةً مُوسَى () قُلْنَا لَا تَخَفْ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعْلَى () وَأَلْقِ مَا فِي يَمِينِكَ تَلْقَفْ مَا صَنَعُوا إِنَّمَا صَنَعُوا كَيْدُ سَاحِرٍ وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُ حَيْثُ أَتَى

20:65. (Setelah mereka berkumpul) mereka berkata: Hai Musa (pilihlah), apakah kamu yang melemparkan (dahulu) atau kamikah orang yang mula-mula melemparkan?"20:66. Berkata Musa: "Silakan kamu sekalian melemparkan". Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat, lantaran sihir mereka.20:67. Maka Musa merasa takut dalam hatinya.20:68. Kami berkata: "Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang).20:69. Dan lemparkanlah apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang".



Al isra' : 82

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآَنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

17:82. Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang lalim selain kerugian.



Fushshilat : 44

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آَمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ

Katakanlah : Al Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.



Al hasyr : 21



لَوْ أَنْزَلْنَا هَذَا الْقُرْآَنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ



59:21. Kalau sekiranya Kami menurunkan Al Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah.



Al mulk : 03



فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِنْ فُطُورٍ

Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?



Al qalam: 51



وَإِنْ يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ

68:51. Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Qur'an dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila".



At taubah : 26



ثُمَّ أَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَى رَسُولِهِ وَعَلَى الْمُؤْمِنِينَ

9:26. Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya dan kepada orang-orang yang beriman,



Al fath : 26



فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَى رَسُولِهِ وَعَلَى الْمُؤْمِنِينَ وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ التَّقْوَى

lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mukmin dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat takwa



At taubah : 40

فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُ بِجُنُودٍ لَمْ تَرَوْهَا

Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya,



Al fath : 18

لَقَدْ رَضِيَ اللَّهُ عَنِ الْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَنْزَلَ السَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَابَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا

48:18. Sesungguhnya Allah telah rida terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dengan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).



Al fath : 04

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ

48:4. Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada).



Do'a-Do'a dari hadist :



أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِيْمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ ( 7 مرات )

“Aku mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan yang menguasai arasy yang agung, agar menyembuhkan penyakitmu” 7 X [“Tidaklah seorang hamba Muslim mengunjungi orang sakit yang belum datang ajalnya, lalu membaca sebanyak tujuh kali: … (Al-Hadits) … kecuali ia pasti disembuhkan, HR. At-Tirmidzi, Abu Dawud, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 2/210 dan Shahihul Jami’ 5/180]

أَعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ و َهَامَةٍ وَ مِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَةٍ ( 3 مرات )

Aku memohon perlindungan bagimu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan dan binatang berbisa serta dari setiap pandangan mata yang hasad ( 3 kali )

اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اِشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ اِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمَا ( 3 مرات )

Ya Allah rabb manusia, hilangkanlah rasa sakit, sembuhkanlah, Engkau adalah Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu kesembuhan yang tidak membekaskan( meningalkan ) penyakit ( 3 kali )

اَللَّهُمَّ أَذْهِبْ عَنْهُ حَرَّهَا وَ بَرْدَهَا وَوَصَبَهَا ( مَرَةٍ )

Ya Allah hapuskanlah/ hilangkan ia dari rasa panasnya, rasa dinginnya dan rasa sakitnya yang terus menerus ( satu kali )

حَسْبِيَ اللهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ.(7مرات )

“Allah-lah yang mencukupi (segala kebutuhanku), tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia, kepadaNya aku bertawakal. Dia-lah Tuhan yang menguasai ‘Arsy yang agung.” (Dibaca tujuh kali waktu pagi dan sore). 7 X



بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ دَاءٍ يُؤْذِيْكَ وَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ , اللهُ يَشْفِيْكَ بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ ( 3 مرات )

Dengan menyebut nama Allah, ak meruqyahmu dari setiap yang menyakitimu dari kejahatan setipa jiwa atau mata yang dengki, Allah lah yang memberimu kesembuhan, dengan menyebut nama Allah aku meruqyahmu ( 3 kali )



بِسْمِ اللهِ ( 3 مَرَاتٍ ) أَعُوْذُ بِعِزَةِ اللهِ وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَ أُحَاِذرُ ( 7 مرات )

Dengan menyebut nama Allah ( 3 kali ) aku berlindung kepada kemuliaan dan kekuasaan Allah dari segala kejahatan yang aku temui dan aku khawatirkan ( 7 kali )



CATATAN :

* Tidak boleh mempercayai hal-hal khurafat yang berkenaan dengan pelaku 'ain, seperti minum air kencingnya, atau pengaruh 'ain tidak akan hilang seiring dengan kematian pelakunya dan sebagainya.

* Tidak boleh meletakkan jimat yang berupa kulit, gelang, kalung, dsbpada sesuatu yang dikhawatirkan terkena 'ain, Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa salam bersabda: " siapa yang mengantungkan sesuatu sebagai jimat, maka ia akan tergantung kepadanya ( HR at tirmidhi ) Apabila sesuatu yang digantungkan itu ayat-ayat Al Qur'an maka ada perbedaan pendapat di antara para ulama', akan tetapi yang lebih baik adalah meninggalkannya ( sebagai sikap wara' / kehatia-hatian & syadhu daro i'q pent.)

* tulisan yang berbunyi ( ما شاء الله , بارك الله ), gambar pedang, atau pisau, atau beberapa tulisan ayat-ayat Al qur'an didalam rumah, semua itu tidak dapat mencegah 'ain bahkan munkin saja termasuk dalam jenis jimat yang diharamkan.

* orang yang sakit wajib menyakini terkabulnya doa, dan tidak menganggap bahwa kesembuhannya terlambat datang, sekiranya dikatakan kepadanya bahwa untuk mencapai kesembuhan ia harus menkonsumsi obat-obatan sepanjang hidupnya, ia tetap sabar, namun jika ia agak lama di ruqyah ia mengeluh, padahal dalam setiap huruf yang dibacakan kepadanya ia mendapatkan satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipat gandakan menjadi sepuluh kali lipat ia juga harus berdo'a, beristighfat,dan memperbanyak sedekah, karena hal itu termasuk cara-cara untuk memperoleh kesembuhan.

* membaca ruqyah secara berjama'ah ( bersama-sama) adalah menyelisihi sunnah, dan pengaruhnya lemah. Begitu juga meruqyah hanya dengan mengunakan suara dari tape recorder, karena dengan cara itu tidak ada niatnya, sedangkan niat dari orang yang meruqyah merupakan syarat, meskipun mendengarnya ( suara tape) adalah baik. Disunnahkan untuk melakukan ruqyah berkali-kali sampai sembuh, kecuali hal tersebut melelahkannya, maka ia menguranginya supaya tidak merasa bosan. Adapun mengulang-ulang bacaan ayat dan doa dengan hitungan tertentu itu tidak benar kecuali ada dalilnya.

* ada beberapa tanda atau indikasi bahwa seseorang yang meruqyah itu mengunakan sihir, bukan mengunakan A Qur'an. Jadi jangan sampai terperdaya oleh penampilannya yang berkedok agama ( yang dhahir seperti memakai surban, gamis, jubah, berjengot panjang dsb pent.). terkadang ia memulai meruqyahnya dengan membaca Al Qur'an, namun tak lama kemudian ia merubah bacaan itu. Terkadang orang yang meruqyah dengan sihir itu terlihat rajin ke masjid sebagia upaya untuk memperdaya orang lain, atau terlihat dihadapan anda ia banyak membaca dzikir, maka jangan sampai anda terperdaya, WASPADALAH !



BEBERAPA TANDA-TANDA DUKUN & TUKANG SIHIR:

v bertanya kepada si sakit tentang (silsilah) namanya, nama ibunya, padahal mengetahui ataupun tidak nama tersebut sama sekali tidak berpengaruh apa-apa dengan pengobatan .

v meminta sesuatu kepada si sakit seperti kaos , atau baju atau barangnya yang lain.

v Terkadang meminta kepada si sakit binatang dengan ciri-ciri tertentu untuk disembelih dan dipersembahkan kepada jin, atau terkadang mengoleskan darah dari binatang sembelihan tersebut kepada si sakit.

v Penulisan dan bacaan mantra-mantra yang tidak bisa dipahami dan tidak mengandung makna.

v Memberikan kepada sisakit kertas yang berisi kotak-kotak didalamnya tertulis huruf-huruf dan angka-angka yang disebut hijab ( rajah pent.).

v Menyuruh sisakit untuk mengasingkan diri beberapa waktu lamanya didalam kamar yang gelap, hal ini disebut semedi.

v Menyuruh si sakit untuk tidak menyentuh air beberapa waktu tertentu.

v Memberikan sesuatu kepada si sakit agar menguburkannya barang tersebut didalam tanah.

v Memberikan kertas kepada si sakit agar ia membakarnya dan meneberkan asap atau abunya pada tubuhnya.

v Memberikan sisakit beberapa hal yang menyangkut pribadinya yang tidak diketahui oleh siapapun, seperti namanya, atau tempat asalnya, atau penyakitnya sebelum ia (sisakit) berbicara.

v Dapat mendeteksi keadaan sisakit saat ia masuk kepadanya,atau melalui tilpon atau via pos.





* Menurut madhab ahlis sunnah bahwa jin bisa merasuki kedalam tubuh manusia berdasarkan firman Allah ta'alaa:



الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila ( QS Al Baqarah2:275).

Ahli tafsir sepakat bahwa arti " almass" (الْمَسِّ) didalam ayat tersebut adalah gila karena pengaruh syaithan yang menimpa manusia disebabkan karena ganguan jin.



FAEDAH: hasad atau dengki adalah : mengharapkan hilangnya nikmat dari orang lain. Secara umum, 'ain berasal dari hasad atau dengki. Hasad merupakan salah satu dosa besar, bahkan merupakan pangkal segala dosa, dan merupakan awal kemaksiyatan yang dilakukan ( ilblis ) kepada Allah. Iblis tidak mau sujud kepada adam karena hasad kepadanya, begitu juga qabil membunuh saudaranya karena hasad.



CARA MENGOBATINYA:

* mengetahui akan besarnya dosa hasad, dan hasad dapat menghilangkan segala kebaikan bagiakan api yang memakan kayu bakar, sebgaimana yang disebutkan dapam hadist.

* apa yang diberikan Allah kepada orang selain anda adalah menurut takdir dan hikmah-Nya. Sedang sikap tidak ridha dengan hal ini berarti memprotes Allah, dan imanya kepada qadha dan qadhar lemah.

* ucapan anda ( ما شاء الله , بارك الله ) ketika melihat sesuatu yang menakjubkan anda adalah bukti bersihnay jiwa anda.

* mengetahui pahala meningalkan sifat hasad. Siapa yang tidur dalam keadaan bersih hatinya dari sifat hasad kepada orang lain pahalanya sangat besar. Diriwayatkan bahwasanya Rasulullah memberikan kabar gembira kepada salah seorang sahabat beliau dengan surga, lalu Abdullah 'amer Radiyallahu 'anhu bermalam dirumah sahabat tersebut, lalu Abdullah bin 'amer yakin bahwa penyebab pemberian kabar gembira dengan surga tersebut karena sahabat tersebut ketika tidur dalam keadaan diirinya bersih dari rasa hasad kepada orang lain.

Sebagia penutup semoga Allah menjauhkan kita dari hasad & sifat-sifat tercela, menjauhkan kita dari penyakit hati , menjauhkan kita dari penyakit yang disebabkan sihir dan orang yang hasad kepada kita , sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang terbersit dan terlintas dalam hati hamba-NYA.

اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ.

Ya Allah, Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Tuhan pencipta langit dan bumi, Tuhan yang menguasai segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, kejahatan setan dan balatentaranya, atau aku berbuat kejelekan pada diriku atau aku mendorongnya kepada seorang Muslim.”( HR. Abu Dawud 4/317, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/142) .

اَللَّهُمَّ زَيِّنَّا بِزِيْنَةِ اْلإِيْمَانِ وَاجْعَلْنَا هُدَاةً مُهْتَدِيْنَ.

Ya Allah, hiasilah kami dengan keimanan dan jadikanlah kami sebagai penunjuk jalan (lurus) yang memperoleh bimbingan dariMu.”

___________________________________

CATATAN KAKI :



1. ain adalah penyakit dari jin terjadi dengan idzin Allah pada orang yang terkena penyakit ain, sebabnya karena memuji dan mengagumi sipelaku 'ain ketika para setan hadir ketika itu tanpa adanya tameng / penagkis yang berupa dzikir, shalat, dan lainnya ), Hal ini dikuatkan dengan hadist " ain itu benar adanya"( HR Bukhari ) Dan dalam riwayat lain : " "ain dibawa oleh setan dan dengan rasa dengki anak Adam "( HR Ahmad dan di shahuhkan oleh Al haistsami , damn hadist ini banyak memiliki syawahid (pendukung) , disebut ain karena ( mata ) adalah alat untuk mensifati , bukan karena mata yang menyebabkan bahaya. Hal ini didasarkan pda dalil bahwa orang buta dapat menyebabkan ain pa oenag lain.

2. sihir adalah jampi dan mantra serta perkataan yang diucapkan atau mengunakan sesuatu yang dapat berpengaruh pada badan, hati, atau akal orang yang terjean sihir secara langsung. Sihir itu ada wujudnya, ada yang dapat membunuh, menyebabkan sakit, mencegah seorang laki-laki untuk mengauli istrinya dan memisahkan keduanya ( lihat QS al baqarah : 102). Sihir ada yang menyebabkan syirik , ada yang kufur, dan ada juga yang merupakan dosa besar.

3. menurut para dokter dan ahlinya, bahwa lebih dari dua pertiga penyakit fisik timbul karena faktor psikis yang merasa adanya penyakit padahal sebenarnya penyakit itu sendiri tidak ada.

4. lihat kutaib hisnul muslim pada bab dzikri pagi dan petang ( azkar sobah wal masa' )

5 Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda : " cara pengobatan yang paling baik adalah bekam ( hihjamah)" Allah telah menyembuhkan dengan pengobatan bekam penyakit fisik, atau penyakit-penyakit lainnya yang disebabkan oleh 'ain dan sihir , seperti kangker, dalam beberapa kejaidan yang sebenarnya
dicopy dari abi zecha multiply.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BUKU TAMU


MAU COBA BISNIS ONLINE GRATIS

height="60"/>